PENANGANAN SPESIAL PADA ANAK – ANAK ISTIMEWA
Anak berkebutuhan khusus memang
menjadi polemik tersendiri bagi sebagian orang tua. Banyak sekali orang tua ABK
yang menjadi shock, sedih, kecewa, marah dan merasa minder ketika
pertama kali mengetahui kondisi anaknya yang harus memiliki penanganan yang
khusus. Sedangkan mereka sama sekali tidak memiliki pengetahuan atau bekal
tentang ABK. Banyak orang tua yang selalu merasa bahwa anaknya kekurangan dan
berkecil hati tentang kondisi anaknya. Disinilah peran dari adanya sosialisasi
tentang ABK dibutuhkan. Penulis pun memulai dari menyosialisasikan tentang ABK
melalui karya tulis. Dengan bantuan seperti ini akan menjadi bahan yang menarik
untuk dapat dinikmati dan dipahami bagi orang tua ABK dan atau masyarakat luas
yang masih awam akan hal perkembangan anak berkebutuhan khusus.
Banyak sekali tantangan dan
kesulitan dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus. Sebagai orang tua yang
memiliki ABK, akan merasakan betapa lingkungan social terlebih keluarga menjadi
sumber tekanan yang cukup berat dan besar. Terlebih lagi dengan menghadapi
kondisi anak yang memang membutuhkan perhatian ekstra menjadi sebuah makanan
sehari-hari bagi sang ibu. Akan tetapi hal – hal seperti ini tidak boleh
menjadi hambatan yang membuat orang tua menyerah dalam menghadapi anaknya yang
memang mengharuskan perlakuan khusus.
Berikut adalah sebagian contoh kecil yang bisa menjadi
sebuah tips dan semangat untuk membantu merawat dan bagaimana cara menghadapi
anak berkebutuhan khusus:
1. Kenali
dunia mereka
Sebagai orang tua pastinya
menginginkan yang terbaik bagi anaknya, mencoba mengenal dunia mereka adalah
salah satunya. Bagaimana seorang ayah dan ibu untuk memulai mendekatkan diri
mereka pada anak dan mengetahui proses tumbuh kembang anak. Untuk sang ayah,
akan lebih baik jika sedang berada di rumah untuk tetap mengontrol kegiatan apa
saja yang dilakukan ABK. Ayah juga sangat dianjurkan untuk tetap dekat dengan
ABK apapun kondisi ketunaan yang dialami anak. Sedangkan untuk sang ibu, akan
lebih baik untuk berhenti bekerja secara formal, atau lebih baik tidak bekerja
(meninggalkan ABK secara lama). Memang tidak mudah, akan tetapi jika sang ibu
lebih dekat dengan anak, maka akan ada ruang nyaman tersendiri bagi ABK untuk
memberikan cerita atau sinyal – sinyal tentang dunia mereka. ABK akan memiliki
rasa aman jika berada di rumah bersama dengan orang yang ia kenali, sang ibu/ayah
(orang paling dekat dengan mereka). Lebih baik jika ibu lebih banyak
menghabiskan waktu bersama anak untuk mengetahui makna – makna apa saja yang
diinginkan atau tidak oleh sang anak. Ibu pun akan mengenal dunia anak
berkebutuhan khususnya secara intensif dan membantu untuk proses tumbuh kembang
anak kedepannya.
2. Perlunya
dokumentasi progress terkait perkembangan ABK
Setiap anak
berkebutuhan khusus adalah istimewa, mereka diciptakan berbeda – beda. Sebagai
orang tua ABK, hendaknya untuk selalu mendokumentasikan setiap kegiatan anak,
setidaknya memiliki informasi perkembangan tentang anak spesialnya. Dengan
adanya hasil dokumentasi (apapun bentuknya: foto, video, rekaman suara, dll)
orang tua akan mengetahui sejauh mana anak mampu berkembang jauh lebih baik.
Selain itu pula, dokumentasi yang ada akan menjadi penyemangat bila orang tua
mulai menyerah dan kemudian menengok kembali sejauh mana mereka berjuang untuk
anak dan sebesar apa perkembangan anak spesial mereka. Setiap hilang harapan,
maka orang tua lebih baik untuk melihat sejauh mana perubahannya dari waktu ke
waktu.
3. Beri
mereka rasa kepercayaan
Akan berkebutuhan
khusus dengan ketunaan apapun, terlebih autisme akan cenderung memiliki
perilaku yang sedikit berbeda dari anak normal umumnya. Jika mereka
menginginkan jarak antara mereka dan orang tuanya, berikan saja ruang atau
jarak untuk berinteraksi. Namun, tetap mengawasi dan mengontrol dari jarak jauh
atau tetap mengontrol dengan cara lembut dan tegas. Dengan perlakuan orang tua
yang menghargai privasi mereka, maka ABK akan lebih tenang untuk bereksplorasi
dalam menggali potensi mereka. Selama mereka tidak membahayakan diri mereka
ataupun orang lain, biarkan mereka berkreasi. Selain itu untuk anak yang sudah
mulai remaja, beri mereka ruang privasi dan rasa tanggung jawab akan diri
mereka sendiri. Bila mereka mampu untuk membina diri mereka biarkan mereka
melakukannya sendiri. Karena hal tersebut akan membuat rasa percaya diri mereka
lebih tinggi akan kemandiriannya.
4. Dukungan
dan kerjasama keluarga
Ayah dan ibu
adalah orang terdekat dan yang paling penting bagi anak berkebutuhan khusus. Dau
tersebut adalah orang yang paling bisa untuk memberi mereka perlindungan kepada
lingkungan sekitar. Dengan cara bertahap dan perlahan akan membantu ABK untuk
bersosialisasi. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk memberi pemahaman
kepada keluarga besar atau lingkungan sekitar tentang kondisi anak mereka yang
spesial. Kerja sama keluarga sangat berpengaruh besar dan penting untuk tumbuh
kembang ABK. Semua anggota keluarga yang telah mengetahui kondisi tentang ABK harus
bekerjasama untuk melindungi sekaligus membantu anak berkebutuhan khusus agar
kelak mereka dapat diterima oleh lingkungan sekitar.
5. Perlunya
penanganan khusus pada ahli untuk ABK
Orang tua yang
memiliki anak berkebutuhan khusus, tentunya memerlukan banyak ilmu tentang
kekhususan ABK. Mulai dari psikologis ABK, kebutuhan ABK dan cara melayani atau
treatment untuk ABK. Oleh karenanya orang tua yang memiliki anak Istimewa ini
sudah sepatutnya mencari ilmu tentang penanganannya melalui buku bacaan,
konsultasi konseling dengan ahli, terapi dengan terapis ahli dan atau
menyekolahkan pada sekolah luar biasa (SLB).
Semua orang tua adalah
hebat, terlebih orang tua untuk anak berkebutuhan khusus. Orang tua akan
mengeluarkan tenaga, kesabaran dan ketelatenan ekstra untuk mengurus dan
menangani anak berkebutuhan khusus. Semoga bapak dan ibu memiliki kesabaran
seluas samudera dan sedalam lautan.
Untuk wilayah Pulau Madura,
Provinsi Jawa Timur, khususnya kabupaten Bangkalan, ada satu sekolah yang melayani
anak berkebutuhan khusus. Bapak/Ibu bisa mengunjungi SLB PGRI Kamal via YouTube,
Instagram dan Website sekolah.
Youtube sekolah : https://www.youtube.com/@slbpgrikamal2950
Instagram sekolah : https://www.instagram.com/slbpgrikamal/?hl=en
Website sekolah : https://slbpgrikamal.sch.id/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar