PKN - Kelas 10-11-12 SMALB B
Pertanyaan Pemantik
-
Apa itu Pancasila dan mengapa penting bagi bangsa Indonesia?
-
Siapa saja yang merumuskan Pancasila?
-
Apa yang dapat kita pelajari dari perjuangan mereka?
1. Latar Belakang
Menjelang kemerdekaan Indonesia, Jepang yang saat itu menjajah Indonesia mulai memberi janji kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. Maka dibentuklah Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 April 1945.
2. Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei – 1 Juni 1945)
Dalam sidang pertama BPUPKI, dibahas dasar negara Indonesia. Tiga tokoh utama yang mengusulkan rumusan dasar negara adalah:
-
Muhammad Yamin (29 Mei 1945): Mengusulkan lima asas secara lisan dan tulisan, yaitu Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.
-
Soepomo (31 Mei 1945): Menyampaikan pentingnya negara integralistik yang berasaskan persatuan, kekeluargaan, dan tidak mementingkan individualisme.
-
Soekarno (1 Juni 1945): Menyampaikan pidato yang pertama kali menyebut istilah Pancasila, yang berisi:
-
Kebangsaan Indonesia
-
Internasionalisme atau perikemanusiaan
-
Mufakat atau demokrasi
-
Kesejahteraan sosial
-
Ketuhanan Yang Maha Esa
-
3. Panitia Sembilan dan Piagam Jakarta (22 Juni 1945)
Setelah sidang pertama, dibentuk Panitia Sembilan untuk merumuskan dasar negara secara lebih konkret. Hasilnya adalah Piagam Jakarta (Jakarta Charter), yang memuat rumusan dasar negara mirip dengan Pancasila, namun sila pertama berbunyi:
"Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya."
4. Sidang Kedua BPUPKI (10–16 Juli 1945)
Dalam sidang ini, dibahas rancangan UUD dan dimasukkan isi dari Piagam Jakarta sebagai pembukaan UUD.
5. Perubahan Rumusan Sila Pertama (18 Agustus 1945)
Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidang pertama pada 18 Agustus 1945. Dalam sidang ini, terjadi perubahan pada sila pertama Pancasila menjadi:
"Ketuhanan Yang Maha Esa"
Perubahan ini dilakukan untuk menjaga persatuan dan menghargai keberagaman agama di Indonesia.
Kesimpulan
Pancasila dirumuskan melalui proses musyawarah yang panjang dan melibatkan berbagai tokoh bangsa. Proses ini mencerminkan semangat persatuan, toleransi, dan demokrasi yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
___________________________________________________________________________________
tokoh-tokoh penting dalam sidang BPUPKI dan perumusan Pancasila:
1. Ir. Soekarno
-
Peran: Anggota BPUPKI, tokoh utama penggagas dasar negara.
-
Kontribusi penting:
-
Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato yang berisi lima prinsip dasar negara, dan menyebut istilah “Pancasila” untuk pertama kalinya.
-
Menyusun urutan sila secara sistematis dan memberi alternatif nama lain seperti Trisila dan Ekasila.
-
Anggota Panitia Sembilan yang menyusun Piagam Jakarta.
-
2. Drs. Mohammad Hatta
-
Peran: Tokoh proklamator dan anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
-
Kontribusi penting:
-
Ikut merumuskan UUD 1945 dan menyusun naskah akhir bersama anggota PPKI.
-
Berperan penting dalam mengganti rumusan sila pertama dalam Piagam Jakarta menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" demi menjaga persatuan bangsa.
-
Mendukung pemikiran bahwa Pancasila bersifat universal dan dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia.
-
3. Mr. Mohammad Yamin
-
Peran: Anggota BPUPKI, ahli hukum, budayawan, dan politisi.
-
Kontribusi penting:
-
Pada 29 Mei 1945, mengusulkan 5 asas dasar negara secara lisan: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.
-
Menyampaikan konsep dasar negara secara tertulis kepada ketua BPUPKI.
-
Anggota Panitia Sembilan.
-
4. Mr. Soepomo
-
Peran: Anggota BPUPKI dan ahli hukum tata negara.
-
Kontribusi penting:
-
Pada 31 Mei 1945, menyampaikan gagasan negara integralistik (kesatuan yang menyeluruh), menekankan pentingnya persatuan nasional.
-
Tidak merumuskan Pancasila secara eksplisit, tetapi memberi landasan filosofis dan yuridis bagi pembentukan dasar negara.
-
Menyumbangkan konsep sistem pemerintahan dan struktur UUD 1945.
-
5. K.H. Wahid Hasyim
-
Peran: Tokoh Islam, anggota BPUPKI, dan anggota Panitia Sembilan.
-
Kontribusi penting:
-
Terlibat aktif dalam perumusan Piagam Jakarta, mewakili aspirasi kelompok Islam.
-
Bersikap moderat dan kompromis, mendukung perubahan sila pertama untuk menjaga keutuhan bangsa yang majemuk.
-
Memperjuangkan agar nilai-nilai Islam tetap tercermin dalam Pancasila tanpa memaksakan pada seluruh rakyat Indonesia.
-
Kesimpulan
Kelima tokoh tersebut memiliki kontribusi besar dalam perumusan dasar negara Indonesia. Mereka mewakili berbagai latar belakang—nasionalis, religius, dan akademisi—dan berhasil menyatukan perbedaan pandangan demi lahirnya Pancasila sebagai dasar negara yang inklusif, universal, dan mempersatukan bangsa.
TUGAS:
1. Carilah foto dari para pahlawan yang disebutkan diatas!!
2. Tuliskan nama dari masing-masing foto para pahlawan tersebut!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar