Pramuka Kelas X-XI-XII
Materi Kemampuan Fisik dan Survival Pramuka Penegak
Materi kemampuan fisik pada tingkatan Penegak dimulai dari pembinaan fisik, yang berkaitan dengan anggota dan organ tubuh meliputi pengenalan kebutuhannya serta pemeliharaan.
Berdasarkan catatan jurnal pustaka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pramuka Penegak wajib mengenali tubuhnya, bertanggung jawab atas pertumbuhan dan fungsi tubuhnya, serta dapat menjaganya agar tetap sehat dan bugar.
Tujuan pengembangan fisik ini adalah tumbuhnya kesadaran hidup sehat dan bersih agar tercipta kemampuan fisik yang prima. Pembinaan fisik yang baik juga dapat membangun kesadaran bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan dengan kodrat fisik yang berbeda.
Dengan pemahaman materi kemampuan fisik yang baik, Pramuka Penegak diharapkan bisa bertanggung jawab terhadap dirinya secara fisik.
Memiliki kemampuan fisik yang prima juga akan berpengaruh saat menghadapi kondisi survival. Materi Survival pada Pramuka Penegak mengajarkan cara untuk bertahan hidup di alam bebas.
Dilansir dari Buku Teknik Kepramukaan, setiap Pramuka Penegak akan diajarkan cara bertahan hidup sehingga mereka bisa punya bekal perlindungan diri saat berada di alam bebas.
Menurut versi pengembara, berikut ini merupakan arti kata 'survival' yang merupakan singkatan dari pesan-pesan penuh makna.
S: Sadar dalam keadaan gawat darurat
U: Usahakan untuk tenang dan tabah
R: Rasa takut dihilangkan
V: Vitalitas dan daya tahan tubuh ditingkatkan
I: Ingin tetap hidup dan selamat
V: Variasi alam dapat dimanfaatkan
A: Asal mengerti dan tahu caranya
L: Lancar dan selamat
Sedangkan pengertian survival menurut versi militer adalah sebagai berikut:
S: Sadarilah betul-betul situasimu
U: Untung malang tergantung pada ketenanganmu
R: Rasa takut dapat dikuasai
V: Vakum isilah segera
I: Ingatlah dimana kau berada
V: Viva (hidup) hargailah dia
A: Adat istiadat setempat perlu ditiru
L: Latihlah dirimu dan belajarlah selalu
Seorang Pramuka Penegak harus mengetahui kondisi saat kegiatan petualang yang dilakukan dalam kondisi terdesak, kritis, atau kehilangan arah. Materi Survival mengajarkan metode STOP yang harus diingat, terutama saat terjadi hal darurat.
Metode STOP memiliki arti sebagai berikut:
S: Stop and Seating, artinya berhenti dan duduklah dengan tenang
T: Thinking, artinya coba berfikir dengan jernih untuk mengambil tindakan
O: Observe, artinya mengamati keadaan sekitar
P: Planning, artinya membuat rencana dengan matang untuk melakukan tindakan
Materi Survival memiliki empat teknik dasar, yaitu:
- Api, hal yang sangat penting dalam bertahan hidup. Merupakan sumber penerangan, untuk memasak, penghalau binatang buas, penghangat diri, dan sebagai tanda untuk meminta pertolongan.
- Tenda atau Shelter, digunakan sebagai tempat tinggal sementara untuk berlindung.
- Air dan Makanan, untuk bertahan hidup di alam bebas tentu membutuhkan air dan makanan sebagai sumber energi.
- Pertolongan Pertama, berarti para pramuka penegak harus menyadari langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya jika terjadi hal-hal diluar rencana. Tidak boleh panik adalah kunci utama agar bisa berpikir jernih dan dapat dilakukan dengan metode STOP yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar