Penjumlahan Bilangan Desimal
KELAS XI DAN XII
A. Mengingat Kembali Nilai Tempat pada Bilangan Desimal:
Sebelum melakukan penjumlahan bilangan desimal, penting untuk mengingat kembali nilai tempat pada bilangan desimal:
- Satuan: Angka sebelum tanda koma (,) atau titik (.).
- Persepuluhan (0,1): Angka pertama setelah tanda koma, mewakili nilai per sepuluh.
- Perseratusan (0,01): Angka kedua setelah tanda koma, mewakili nilai per seratus.
- Perseribuan (0,001): Angka ketiga setelah tanda koma, mewakili nilai per seribu.
Contoh:
- Dalam bilangan 3,47:
- 3 berada di tempat satuan.
- 4 berada di tempat persepuluhan.
- 7 berada di tempat perseratusan.
B. Melakukan Penjumlahan Bilangan Desimal:
Untuk menjumlahkan bilangan desimal, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Susun Bilangan Secara Lurus Berdasarkan Nilai Tempatnya:
- Pastikan angka-angka pada posisi yang sama (satuan dengan satuan, persepuluhan dengan persepuluhan, dan seterusnya) berada dalam satu kolom yang sama.
- Jika salah satu bilangan memiliki lebih banyak angka desimal, tambahkan angka nol sebagai pengisi tempat agar mudah melakukan penjumlahan.
Lakukan Penjumlahan Seperti Bilangan Bulat:
- Mulailah menjumlah dari kolom paling kanan (tempat desimal terendah) ke kiri.
- Jika hasil penjumlahan di satu kolom lebih dari 9, tuliskan digit terakhir di kolom itu dan bawa angka satu ke kolom berikutnya (sama seperti penjumlahan bilangan bulat).
Tempatkan Tanda Koma pada Hasil:
- Setelah penjumlahan selesai, pastikan tanda koma pada hasil berada di tempat yang sama dengan tanda koma pada bilangan-bilangan yang dijumlahkan.
Contoh Penjumlahan:
Mari kita jumlahkan bilangan 3,45 dengan 2,7.
Susun Bilangan:
3,45+ 2,70Jumlahkan Kolom per Kolom:
- Kolom persepuluhan: 5 + 0 = 5
- Kolom perseratusan: 4 + 7 = 11 (tulis 1, bawa 1 ke kolom berikutnya)
- Kolom satuan: 3 + 2 + 1 = 6
Hasil: 6,15
Dengan langkah-langkah ini, siswa dapat melakukan penjumlahan bilangan desimal dengan tepat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar